Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
089521004840
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita

Tenaga Kependidikan FT UM Metro Perkuat Layanan Inklusif Lewat Pelatihan Disability Awareness
09
September 2026
Tenaga Kependidikan FT UM Metro Perkuat Layanan Inklusif Lewat Pelatihan Disability Awareness
September 2026

METRO - Membangun kampus yang inklusif tidak cukup hanya dengan menyediakan akses fisik. Cara berkomunikasi, memberikan pelayanan, hingga memahami kebutuhan penyandang disabilitas menjadi bagian penting dari wajah perguruan tinggi yang benar-benar setara. Kesadaran tersebut menjadi salah satu fokus keikutsertaan tenaga kependidikan Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) dalam Pelatihan Disability Awareness yang berlangsung pada 8–9 September 2026 di Auditorium Gedung dr. Soelomo, Kampus 3 UM Metro. Pelatihan ini menjadi ruang penguatan kapasitas tenaga kependidikan dalam memahami isu disabilitas sekaligus membangun perspektif pelayanan yang lebih inklusif. Bagi lingkungan perguruan tinggi, pemahaman terhadap disabilitas bukan sekadar pengetahuan tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab dalam memastikan setiap warga kampus memperoleh kesempatan dan pelayanan secara adil. Keikutsertaan tenaga kependidikan FT UM Metro juga menjadi langkah konkret untuk mendorong perubahan budaya pelayanan. Kampus yang ramah disabilitas tidak lahir hanya dari kebijakan, tetapi dari kesadaran setiap individu yang berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa inklusi harus hadir dalam praktik, bukan berhenti sebagai slogan. Tenaga kependidikan memiliki posisi strategis sebagai garda depan pelayanan administrasi dan akademik, sehingga peningkatan pemahaman mengenai disabilitas diharapkan dapat diterjemahkan dalam pelayanan yang lebih humanis, responsif, dan menghargai keberagaman. Langkah tersebut sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Melalui penguatan disability awareness, FT UM Metro terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga setara, inklusif, dan mampu memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang tanpa diskriminasi.

Puluhan Mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro Ikuti PPKM 2026, Bekali Mahasiswa dengan Materi Organisasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
25
Juli 2026
Puluhan Mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro Ikuti PPKM 2026, Bekali Mahasiswa dengan Materi Organisasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Juli 2026

METRO  – Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), khususnya mahasiswa angkatan 2024, mengikuti kegiatan Pendidikan Pengabdian Kerja Mahasiswa (PPKM) yang dilaksanakan selama dua hari, pada 25–26 Juli 2026. Kegiatan PPKM merupakan salah satu rangkaian pembinaan mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro yang dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman mengenai kehidupan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu tahapan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan organisasi kemahasiswaan di Fakultas Teknik. PPKM diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Bagi mahasiswa Teknik Mesin, kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam proses untuk bergabung dan menjadi bagian dari Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM). Sementara bagi mahasiswa Teknik Sipil, kegiatan ini menjadi salah satu tahapan untuk bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS). Selain menjadi bagian dari proses pengenalan organisasi program studi, kegiatan PPKM juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan memperkenalkan mahasiswa sebagai bagian dari Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan organisasi, kepemimpinan, serta pengembangan karakter mahasiswa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman secara langsung di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Pengalaman yang diperoleh selama PPKM diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalankan peran mereka sebagai bagian dari organisasi kemahasiswaan maupun sivitas akademika Fakultas Teknik UM Metro. Kegiatan PPKM 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Teknik UM Metro dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan kompetensi di bidang teknik, tetapi juga memiliki karakter, jiwa kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, serta kepedulian sosial. Dengan terlaksananya PPKM ini, diharapkan mahasiswa angkatan 2024 semakin mengenal lingkungan Fakultas Teknik, mempererat solidaritas antarmahasiswa, serta siap berkontribusi aktif dalam Himpunan Mahasiswa Mesin, Himpunan Mahasiswa Sipil, dan Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro.

Dosen Fakultas Teknik UM Metro Dipercaya Perkuat APTISI Lampung Periode 2026–2031
23
Agustus 2026
Dosen Fakultas Teknik UM Metro Dipercaya Perkuat APTISI Lampung Periode 2026–2031
Agustus 2026

BANDAR LAMPUNG – Kiprah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menembus level regional. Dua dosennya, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.KM. dari Program Studi Teknik Sipil dan Ir. Lukito Dwi Yuono, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Mesin, dipercaya masuk dalam kepengurusan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Lampung periode 2026–2031. Keduanya dikukuhkan sebagai bagian dari Divisi Penjaminan Mutu, Uji Kompetensi dan Sertifikasi. Pengukuhan berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTISI I Tahun 2026 di Lampung, Minggu (23/8/2026), yang menjadi momentum konsolidasi perguruan tinggi swasta dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi nasional. Kepercayaan tersebut menempatkan dua akademisi Fakultas Teknik UM Metro pada ruang strategis yang bersentuhan langsung dengan peningkatan mutu dan kompetensi pendidikan tinggi. Penjaminan mutu, uji kompetensi, serta sertifikasi menjadi elemen penting dalam memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Bagi Fakultas Teknik UM Metro, keterlibatan Eva Rolia dan Lukito Dwi Yuono bukan sekadar penambahan daftar kepengurusan organisasi. Amanah tersebut menjadi representasi kontribusi akademisi teknik dalam mendorong penguatan standar mutu, kompetensi profesional, dan kolaborasi antarperguruan tinggi di Lampung. Kiprah keduanya juga memperluas ruang pengabdian dosen dari lingkungan kampus menuju ekosistem pendidikan tinggi yang lebih luas. Keahlian keteknikan yang berpadu dengan pengalaman akademik diharapkan dapat memberikan perspektif konstruktif dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, uji kompetensi, dan sertifikasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri serta masyarakat. Rakernas APTISI I Tahun 2026 mengusung tema “Dari Sai Bumi Ruwa Jurai untuk Indonesia Emas 2045”. Agenda tersebut turut membahas berbagai isu strategis pendidikan tinggi, mulai dari kebijakan, tata kelola, akreditasi, pengembangan dosen, hingga penguatan daya saing perguruan tinggi swasta. Keterlibatan dua dosen Fakultas Teknik UM Metro sekaligus mempertegas komitmen fakultas untuk mengambil bagian dalam agenda besar peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Langkah tersebut sejalan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam penguatan kompetensi dan mutu pendidikan, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dan jejaring antarperguruan tinggi. Dengan amanah baru tersebut, Fakultas Teknik UM Metro tidak hanya mencetak sumber daya manusia di bidang keteknikan, tetapi juga terus mendorong dosennya hadir sebagai bagian dari penggerak transformasi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di tingkat regional.

Fakultas Teknik UM Metro Matangkan PAGU Anggaran 2026/2027, Dorong Program Teknik Sipil dan Teknik Mesin Lebih Berdampak
24
Agustus 2026
Fakultas Teknik UM Metro Matangkan PAGU Anggaran 2026/2027, Dorong Program Teknik Sipil dan Teknik Mesin Lebih Berdampak
Agustus 2026

METRO - Anggaran bukan sekadar angka di atas kertas. Di balik setiap rupiah terdapat target, program, dan tanggung jawab untuk memastikan pengembangan pendidikan berjalan tepat sasaran. Pada Agustus 2026, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) mematangkan penyusunan PAGU Anggaran Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat perencanaan program di tingkat fakultas dan program studi. Penyusunan PAGU menjadi bagian dari upaya memastikan setiap program memiliki arah dan target yang jelas. Evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya menjadi dasar dalam menentukan prioritas, sehingga penggunaan anggaran dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, transparan, dan bertanggung jawab. Di Program Studi Teknik Sipil, PAGU mencakup kebutuhan pembelajaran berbasis praktik, peningkatan kompetensi mahasiswa, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sarana dan prasarana akademik. Sementara itu, Program Studi Teknik Mesin mencakup penguatan kompetensi keteknikan, pengembangan laboratorium, pembelajaran berbasis teknologi, penelitian terapan, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Penyusunan PAGU tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan mutu pendidikan dan kompetensi sivitas akademika mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pengembangan teknologi, laboratorium, penelitian, dan inovasi keteknikan berkontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Penerapan prinsip efisiensi sumber daya dan pembangunan berkelanjutan turut mendukung SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Tata kelola anggaran yang terukur dan akuntabel sejalan dengan SDG 16, sementara kolaborasi antara fakultas dan program studi memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui PAGU TA 2026/2027, Fakultas Teknik UM Metro menegaskan komitmen menjadikan anggaran sebagai instrumen pembangunan yang efektif, efisien, inovatif, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sivitas akademika.

Bukan Sekadar Serapan, Fakultas Teknik UM Metro Buktikan Anggaran Bisa Jadi Mesin Penggerak Prestasi
14
Agustus 2026
Bukan Sekadar Serapan, Fakultas Teknik UM Metro Buktikan Anggaran Bisa Jadi Mesin Penggerak Prestasi
Agustus 2026

METRO — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih Terbaik 1 Pengelolaan Anggaran Tingkat Fakultas Tahun Anggaran 2025/2026. Penghargaan tersebut diterima dalam agenda apresiasi pengelolaan anggaran UM Metro yang berlangsung pada 13 Agustus 2026. Komitmen tersebut berbuah capaian dengan diraihnya Terbaik 1 Pengelolaan Anggaran Tingkat Fakultas Tahun Anggaran 2025/2026. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa tata kelola anggaran dapat ditempatkan sebagai instrumen strategis untuk mendorong kinerja, bukan sekadar kewajiban administratif. Raihan tersebut sekaligus mengirimkan pesan tegas: anggaran yang dikelola dengan baik harus mampu menghasilkan perubahan. Mulai dari penguatan program akademik, peningkatan layanan, pengembangan sumber daya, hingga dukungan terhadap berbagai program strategis Fakultas Teknik. Di tengah tuntutan perguruan tinggi untuk semakin adaptif dan efisien, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja berbasis perencanaan, evaluasi, dan akuntabilitas. Setiap keputusan penggunaan anggaran dituntut memiliki dasar yang jelas serta selaras dengan prioritas pengembangan fakultas. Lebih jauh, praktik tata kelola tersebut sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Terbaik 1 bukan garis akhir. Justru di sinilah tantangannya dimulai. Penghargaan menjadi tolok ukur untuk mempertahankan disiplin pengelolaan sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan agar anggaran semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang terukur.