
METRO - Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro (FT UM Metro) terus memperkuat transformasi pembelajaran digital melalui pelaksanaan Workshop Penguatan Implementasi Mata Kuliah Hybrid Learning Menggunakan SPADA. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Fakultas Teknik UM Metro.
Workshop diikuti oleh Wakil Dekan I dan II Fakultas Teknik, Ketua Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Mesin, serta seluruh dosen di lingkungan Fakultas Teknik UM Metro. Kegiatan tersebut Asroni, S.T., M.T. datang sebagai pemateri.
Workshop menjadi bagian dari upaya FT UM Metro mendorong dosen semakin siap menerapkan pembelajaran hybrid learning dengan memanfaatkan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA). Penguatan ini tidak hanya menekankan penggunaan teknologi, tetapi juga kesiapan perangkat pembelajaran agar proses akademik berjalan lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah diakses mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, dosen diminta menyiapkan sejumlah dokumen dan perangkat pendukung pembelajaran. Materi yang dipersiapkan meliputi laptop, kontrak kuliah, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), jadwal kuliah, jurnal kehadiran dosen yang dilengkapi tanggal, materi atau bahan ajar setiap pertemuan, project, rencana tugas, rubrik penilaian, serta rencana soal kuis, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS).
Kelengkapan perangkat tersebut menjadi elemen penting dalam memastikan implementasi pembelajaran berbasis SPADA tidak berhenti pada penggunaan platform digital semata. Sebaliknya, seluruh komponen pembelajaran diarahkan agar saling terintegrasi antara perencanaan, pelaksanaan, penugasan, penilaian, hingga evaluasi hasil belajar.
Melalui workshop ini, Fakultas Teknik UM Metro mempertegas langkah menuju pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dosen tidak hanya dituntut menguasai substansi keilmuan, tetapi juga mampu mengoptimalkan teknologi digital sebagai bagian dari pengalaman belajar mahasiswa.
Penguatan pembelajaran hybrid learning berbasis SPADA sekaligus mendukung terciptanya pendidikan tinggi yang lebih inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Upaya tersebut sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Bermutu, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas dan inovasi proses pendidikan.
